Waspada, Penyakit-Penyakit Ini Mengintai Usai Bencana

Saat bencana terjadi, korban banyak berjatuhan. Meski tetap ada yang bisa bertahan hidup setelah terjadinya bencana, bukan berarti mereka lepas dari ancaman beberapa penyakit yang mungkin menyerang. Waspada, Penyakit-Penyakit Ini Mengintai Usai Bencana.

Waspada, Penyakit-Penyakit Ini Mengintai Usai Bencana

Waspada, Penyakit-Penyakit Ini Mengintai Usai Bencana | Setelah bencana gempa dan tsunami di Donggala dan Palu pada 28 september lalu, membuat korban selamat dan luka-luka harus mengungsi di tempat pengungsian di tenda-tenda terbuka. Tidak dipungkiri bahwa kondisi ini juga bisa mebuat pada pengungsi terkena berbagai macam gangguan kesehatan. Tidur ditempat terbuka, kurangnya makanan dn air bersih memperparah kondisi mereka. Dan berikut beberapa penyakit yang bisa mengintai usah bencana alam :

  • Kolera

Kolera merupakan infeksi usus yang disebabkan oleh bakteri Vibro cholerae. Bakteri ini biasanya akan masuk ke dalam tubuh setelah seseorang meminum air yang telah terkontaminasi atau memakan makanan yang juga telah terkontaminasi. Ini menjadi ancaman terbesar bagi para korban bencana karena perkembangannya sangat cepat.

Infeksi ini akan menyebabkan diare berat yang ada akhirnya akan menghilangkan hingga 10 liter cairan dari dalam tubuh selama sehari. Akibatnya, seseorang akan mengalami dehidasi, syok hingga risiko kematian. (Obat Herbal Supaya Cepat Hamil)

  • Demam tifoid

Demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang terlah terkontaminasi oleh bakteri ini. Gejala penyakit ini termasuk, demam tinggi berkelanjutan dengan suhu tubuh mencapai 39-40 derajat Celsius, tubuh menjadi lemas, sakit perut, sakit kepala hingga hilangnya nafsu makan. Penyakit ini dapat diobati dengan antibiotik dan ada juga vaksin yang dapat melindungi orang-orang yang belum terinfeksi bakteri.

  • Disentri

Disentri merupakan penyakit lain yang dapat menyebar melalui air minum yang telah terkontaminasi. Meskipun sebaian besar kasus disebabka oleh bakteri, namun penyakit ini juga dapat disebabkan oleh parasit yang hidup di perut seseorang.

Disentri dapat menyebabkan diare di mana terdapat pula darah dan nanah. Disentri diobati melalui rehidrasi yang baik dan antibiotik walaupun dalam sebagian besar kasus, disentri akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan.

  • Hepatitis A dan E

Penyakit-penyakit ini menyebar dalam lingkungan dan kondisi yang tidak bersih, misalnya melalui kotoran manusia. Orang dapat terinfeksi virus dengan meminum air atau makanan yang telah terkontaminasi. Tidak ada pengobatan khusus atau obat antibiotik untuk hepatitis A atau E. Namun penderita diwajibkan untuk beristirahat, tetap terhidrasi dan makan makanan yang bergizi.

Baca Juga : Manfaat Tersembunyi Buah Kecapi Untuk Kesehatan

| Waspada, Penyakit-Penyakit Ini Mengintai Usai Bencana |