Anak Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental

Orangtuan saat ini harus memutar otak untuk membatasi waktu bermain anak-anak mereka didepan layar komputer atau gadget. WHO menyebutkan  bahwa Anak Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental.

Anak Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental

Anak Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental | Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan kecanduan game masuk kategori penyakit mental yang sama bahayanya dengan gangguan jiwa. Seseorang bisa dikatakan kecanduan game apabila tidak bisa mengendalikan diri untuk tidak bermain game, memprioritaskan bermain game ketimbang kegiatan lain, dan tetap bermain game meski sadar akan dampak negatif yang ditimbulkan.

Faktanya, kecanduan game mulai menjangkiti anak bangsa. Psikolog Klinis Kasandra Putranto mengatakan paling tidak sudah ada 20-25 kasus kecanduan game yang pernah ia tangani belakangan ini.

Dan kebanyakan mereka masih berusia di bawah 18 tahun. Mereka sudah mulai main game saat usia SD dan mengalami eskalasi saat masuk tingkat SMP dan SMA,” ungkapnya, dalam Selamat Pagi Indonesia, Kamis, 21 Juni 2018.

Kasandra mengungkap rata-rata pasien yang datang padanya terkait kecanduan game sudah terlambat untuk ditangani. Mayoritas orang tua terlambat menyadari bahwa putra-putrinya mengalami adiksi terhadap game. (Obat Nyeri Sendi)

Contoh sederhana dimulai dari durasi yang semakin hari semakin lama dihabiskan anak untuk bermain game kerap diabaikan oleh orang. Atau anak lebih memprioritaskan duduk bermain game ketimbang melakukan kegiatan lain.

Dan biasanya sudah bertahun-tahun baru sadar, baru dibawa ke psikolog dan mayoritas sudah terlambat untuk ditangani,” kata dia.

Indikasi lain anak mengalami adiksi terhadap game juga terlihat saat ada perubahan perilaku, emosi, dan kehidupan sosial anak. Anak yang sudah kecanduan game cenderung mudah marah dan emosional dan yang paling kentara ketika kehidupan sosial, pendidikan, dan sosial terganggu.

Berbagai indikasi tersebut membuat Kasandra sepakat bahwa kecanduan game masuk dalam kategori gangguan mental atau perilaku. Terlebih ketika terdapat penyimpangan kondisi normal seperti perubahan perilaku hingga kehidupan sosial.

Kasandra menambahkan secara klinis memang ada perbedaan antara gangguan perkembangan dan gangguan mental. Namun ketika anak mengalami kecanduan game, yang terjadi bukanlah gangguan perkembangan melainkan gangguan mental.

Dan kecanduan game tidak termasuk gangguan perkembangan karena bukan sesuatu yang diperoleh sejak lahir melainkan ada kondisi tertentu yang menjadi sebab,” jelas dia.

Baca Juga : Orang-Orang Kreatif Lebih Mungkin Mengalami Bipolar

| Anak Kecanduan Game Masuk Kategori Gangguan Mental |