Orang-Orang Kreatif Lebih Mungkin Mengalami Bipolar

Banyak penelitian dibidang medis yang membenarkan bahwa berpikir kreatif sangat bemanfaat bagi kesehatan mental dan fisik seseorang. Meski begitu, ternyata Orang-Orang Kreatif Lebih Mungkin Mengalami Bipolar. Mengapa bisa begitu? Simak penjelasannya dibawah ini.

Orang-Orang Kreatif Lebih Mungkin Mengalami Bipolar

Orang-Orang Kreatif Lebih Mungkin Mengalami Bipolar | Artis, musisi, pujangga, sampai seniman selalu dihubung-hubungkan dengan pikiran kreatif. Mereka juga menandakan relasi unik antara kreativitas dengan penyakit bipolar disorder.

Beberapa studi terbaru menunjukan orang yang secara genetik cenderung memiliki gangguan bipolar lebih mungkin untuk menunjukan tingkat kreativitas yang tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak bipolar. Khususnya dibidang sendi, dimana kemampuan verbal yang kuat sangat membantu.

Beberapa orang tersebut termasuk aktris dan penyanyi Demi Lovato, aktor laga Jean-Claude Van Damme, pelukis Vincent Van Gogh, dan musikus Kurt Cobain, seperti dilansir dari Healthline, Rabu (7/12/2016).

Dalam satu studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Psychiatry Open, para peneliti meneliti IQ dari hampir 2.000 anak-anak usia 8 tahun, lalu mereka dinilai lagi saat usianya sudah 22 atau 23 tahun untuk melihat sifat manik (salah satu fase bipolar).

Para peneliti menemukan, peserta yang memiliki IQ tinggi saat mereka masih anak-anak terkait dengan gejala-gejala bipolar di kemudian hari. Untuk alasan ini, para peneliti percaya fitur genetik yang terkait dengan gangguan bipolar dapat menghasilkan sifat yang menguntungkan.

Salah satu kemungkinannya, gangguan suasana hati yang serius seperti bipolar, adalah ‘harga’ yang harus dibayar manusia untuk mendapat sifat yang lebih adatif, seperti kecerdasan, kreativitas, dan kemampuan verbal,” ujar pemimpin penelitian dari University of Glasgow, Daniel Smith.

Bahkan, ada penelitian lain yang juga telah menemukan hubungan antara genetika, gangguan bipolar, dan kreativitas. (Obat Perut Kembung Yang Alami)

ADA HUBUNGAN ANDA BIPOLAR DENGAN KREATIVITAS

Dalam studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal Nature, para peneliti menganalisis DNA dari lebih 86.000 orang untuk mencari gen yang meningkatkan risiko gangguan bipolar dan skizofrenia. Mereka juga melihat apakah individu tersebut bekerja atau berhubungan dengan bidang kreatif, seperti menari, akting, musik, dan menulis.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa individu yang kreatif, 25 persen lebih mungkin untuk membawa gen yang berhubungan dengan bipolar dan skizofrenia, jika dibandingkan dengan orang yang kurang kreatif.

Temuan kami menunjukkan orang-orang yang kreatif mungkin memiliki kecenderungan genetik untuk berpikir secara berbeda, yang ketika dikombinasikan dengan fakor biologis atau lingkungan berbahaya lainnya, dapat menyebabkan penyakit mental,” ujar penulis utama studi tersebut dari Institute of Psychiatry, Psychology, and Neuroscience di King’s College, London, Robert A. Power.

Namun, kedua studi menegaskan, tidak semua orang dengan gangguan bipolar itu kreatif dan tidak semua orang kreatif memiliki gangguan bipolar. Namun, ada hubungan yang muncul antara gen yang menyebabkan bipolar dan kreativitas seseorang.

Baca Juga : Perut Buncit Ternyata Tanda Kekurangan Vitamin D

| Orang-Orang Kreatif Lebih Mungkin Mengalami Bipolar |

Perut Buncit Ternyata Tanda Kekurangan Vitamin D

Memiliki perut buncit memang tidak menyenangkan. Selain mengganggu keindahan bentuk tubuh, perut buncit juga merupakan tanda tubuh Anda menyimpan penyakit. Dan tahukah anda, Perut Buncit Ternyata Tanda Kekurangan Vitamin D ? Simak penjelasannya dibawah ini.

Perut Buncit Ternyata Tanda Kekurangan Vitamin D

Perut Buncit Ternyata Tanda Kekurangan Vitamin D | Anda memiliki perut buncit? Kondisi ini tidak sekadar mengganggu penampilan, namun juga menyimpan berbagai macam bahaya gangguan yang mengintai kesehatan. Beberapa ancaman tersebut antara lain diabetes, hipertensi, penyakit jantung, pembuluh darah serta kanker. Selain karena pola makan yang tidak sehat, pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada kemungkinan perut buncit ternyata disebabkan oleh kekurangan vitamin D.

Dilansir dari Boldsky, vitamin D memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan jantung, menguatkan tulang, sekaligus menurunkan risiko terkena kanker dan diabetes. Vitamin D juga mampu mencegah datangnya infeksi pada saluran pernapasan sekaligus mencegah penyakit autoimun. (Obat Mata Buram Herbal)

Para peneliti dari Obesity Epidemiology Study yang berarsal dari Belanda menyebutkan bahwa berdasarkan data yang diambil dari ribuan pria dan wanita berusia 45-65 tahun, dihasilkan fakta bahwa perut buncit ternyata terkait dengan kekurangan vitamin D. Fakta ini terungkap dari penelitian yang mempelajari kondisi lemak total, termasuk lemak yang ada di bawah kulit perut dan pada hati serta organ lainnya.

Bagi mereka yang mengalami perut buncit atau memiliki total lemak tubuh yang cukup tinggi, hal ini terkait dengan kurangnya vitamin D. Sementara itu, kekurangan vitamin D bagi pria berimbas pada menumpuknya lemak pada organ hati dan perut.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita rajin mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D agar bisa membuat tubuh semakin sehat sekaligus mencegah datangnya masalah perut buncit seperti kuning telur, jamur, daging ikan salmon, produk susu, dan sayuran seperti kangkung, brokoli, wortel, dan lobak.

Baca Juga : Awas, Hipertensi Tidak Hanya Menyerang Orang Dewasa

| Perut Buncit Ternyata Tanda Kekurangan Vitamin D |

Awas, Hipertensi Tidak Hanya Menyerang Orang Dewasa

Tekanan darah tinggi alias hipertensi sering diidentikkan sebagai penyakit yang hanya menyerang orang yang telah berumur. Padahal Kenyataannya tidak begitu. Awas, Hipertensi Tidak Hanya Menyerang Orang Dewasa.

Awas, Hipertensi Tidak Hanya Menyerang Orang Dewasa

Awas, Hipertensi Tidak Hanya Menyerang Orang Dewasa | Masyarakat Indonesia termasuk dalam yang rentan terkena masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Bagaimana tidak, gaya hidup masyarakat yang cenderung masih kurang sehat ditambah dengan pola makan yang buruk ternyata berimbas cukup besar pada resiko terkena penyakit berbahaya ini. Bahkan, tidak hanya orang dewasa yang berpotensi terkena masalah hipertensi, kini, anak-anak juga memiliki resiko yang sama yang tentu akan sangat berbahaya bagi kondisi kesehatan mereka di masa depan.

Mengutip CNN, data yang dimiliki oleh American Academy of Pediatrics menyebut banyak anak-anak hingga remaja, terdeteksi memiliki tekanan darah tidak normal. Mereka cenderung memiliki tekanan darah tinggi. Hipertensi terjadi saat kondisi tekanan darah sistolik >=140 mmHg atau tekanan darah diastolik >=90 mmHg.

Umumnya gejala hipertensi kerap diabaikan dan dianggap selesai hanya dengan kembali menyeimbangkan tekanan darah. Padahal dalam jangka panjang, hipertensi bisa berdampak buruk dan memicu penyakit kardiovaskular hingga kematian.

Menurut Dr. Joseph T. Flynn, seorang profesor pediatri di University of Washington, hipertensi pada anak berkaitan langsung dengan masalah berat badan. Dia menyebut anak yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas, berisiko tinggi terkena hipertensi.

Namun, lanjutnya, mekanisme fisiologis yang menyebabkan tekanan darah tinggi sangat rumit. Beberapa anak yang bahkan tak memiliki berat badan berlebih pun mungkin terserang hipertensi. Berikut ini adalah beberapa penyebab hipertensi di usia anak dan remaja :

  • Berat badan berlebih

Sebanyak 50 persen anak dan remaja yang mengalami hipertensi memiliki berat badan berlebih alias obesitas. Obesitas dapat menyebabkan timbulnya resistensi insulin atau tidak mampunya insulin untuk membantu gula darah masuk ke dalam sel tubuh. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya gangguan beberapa fungsi tubuh, seperti gangguan pembuluh darah, gangguan transportasi ion-ion antar sel dan retensi natrium atau tertahannya natrium di dalam tubuh.

Untuk mengurangi pemicu hipertensi, Anda perlu mengubah pola hidup dan pola makan anak. Kurangi asupan garam dan motivasi anak agar lebih banyak beraktivitas fisik. Hal ini terbukti bisa membantu menurunkan tekanan darah. (Obat Pembersih Rahim Setelah Keguguran)

  • Stres

Saat ini ada banyak hal yang bisa memungkinkan anak mengalami stres. Seperti masalah sekolah, tumpukan tugas sekolah, atau sekadar hal kecil seperti strategi untuk menyelesaikan sebuah permainan. Stres yang dialami oleh para anak dan remaja dapat menimbulkan hipertensi karena perubahan hormon-hormon dalam tubuh saat sedang stres.

  • Riwayat keluarga

Faktor riwayat keluarga juga menjadi pemicu anak terserang hipertensi. Anak dengan orangtua yang menderita hipertensi memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi dibandingkan dengan anak dengan orangtua non-hipertensi.

  • Gaya Hidup

Pada orang dewasa, pola makan dengan mengonsumsi garam berlebih, alkohol dan merokok merupakan gaya hidup yang dapat memicu darah tinggi bahkan bisa memperparah kondisinya.

Baca Juga : Hal Yang Bisa Menjadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Olahraga

Jika Anda memiliki gaya hidup yang demikian, waspadalah, karena kemungkinan Anda juga bisa menularkan pada anak dan remaja, gaya hidup pemicu hipertensi.

Oleh karenanya, jangan sesekali menyepelekan hipertensi pada anak, karena dapat menyebabkan komplikasi yang lebih parah seiring bertambahnya usia. Kuncinya, selalu terapkan pola hidup sehat sejak dini pada anak agar terhindar dari berbagai macam penyakit di kemudian hari.

| Awas, Hipertensi Tidak Hanya Menyerang Orang Dewasa |

Hal Yang Bisa Menjadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Olahraga

Untuk beberapa orang, setelah olahraga bukan tubuh yang bertambah bugar tapi malah kepala yang terasa pusing setelah berolahraga. Kenapa bisa begitu? Ketahui Hal Yang Bisa Menjadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Olahraga.

Hal Yang Bisa Menjadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Olahraga

Hal Yang Bisa Menjadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Olahraga | Merasa pusing usia berolahraga membuat Anda menjadi panik akan kesehatan. Pertanyaan selintas datang dan mulai menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi. Apakah ada penyakit yang Anda derita hingga menyebabkan kepala sakit usai berolahraga? Atau latihan yang berjalan terlalu berlebihan hingga menyebabkan rasa pusing ini datang? Simak jawabannya berikut ini :

  • Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan merupakan penyebab paling umum seseorang mengalami pusing setelah berolahraga. Itu sebabnya, selalu perhatikan asupan cairan Anda sebelum, saat, dan setelah olahraga untuk mengurangi risiko dehidrasi. Semakin banyak cairan yang diminum, maka tubuh akan semakin bertenaga dan berstamina untuk melanjutkan aktivitas. Seberapa banyak air yang harus diminum ini tentu bergantung pada kebutuhan Anda. Umumnya, orang yang berkeringat lebih banyak mungkin lebih memerlukan cairan yang lebih banyak juga. (Obat Herbal Keputihan Tidak Normal)

  • Gula darah menurun drastis

Jika Anda merasa pusing, terutama saat berolahraga, berarti ini merupakan sinyal jika kadar gula darah Anda turun secara tiba-tiba. Kondisi ini biasanya memicu keringat dingin, gemetar, dan badan lemas. Salah satu penyebab penurunan kadar gula darah adalah saat Anda berolahraga dalam keadaan perut kosong. Nah, untuk mensiasatinya, konsumsilah makanan mengandung karbohidrat dan protein kurang lebih satu jam sebelum berolahraga. Ini akan membuat tubuh Anda berenergi sehingga kadar gula darah tetap terjaga.

  • Tekanan darah rendah

Selama berolahraga, jantung bekerja lebih keras dan memompa lebih banyak darah ke pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah melebar untuk menampung kelebihan darah tersebut. Ketika Anda berhenti berolahraga, jantung mulai berdetak normal, tapi pembuluh darah membutuhkan sedikit waktu untuk menyesuaikannya. Nah, hal tersebut menyebabkan penurunan tekanan darah yang menyebabkan Anda merasa pusing, sakit kepala, dan lemas. (Obat Hemokromatosis)

  • Aliran oksigen ke otak berkurang

Selama olahraga, tubuh membutuhkan oksigen lebih banyak dari biasanya. Nah, teknik bernapas yang kurang tepat ternyata juga bisa menyebabkan pusing saat berolahraga karena darah kekurangan kadar oksigen. Akibatnya, aliran oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan kepala pusing. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda harus menyesuaikan teknik bernapas dengan jenis olahraga serta kemampuan tubuh.

Misalnya, untuk jogging, Anda bisa menyesuaikan pola napas dengan langkah kaki. Di mana setiap empat langkah, Anda mengambil napas melalui hidung. Lalu, empat langkah selanjutnya buanglah napas melalui mulut. Biasakan menarik napas melalu hidung yang kemudian dikeluarkan secara lebih leluasa melalui mulut.

Baca Juga : Ini Akibat Sering Berbuka Puasa Dengan Gorengan

| Hal Yang Bisa Menjadi Penyebab Kepala Pusing Setelah Olahraga |

Ini Akibat Sering Berbuka Puasa Dengan Gorengan

Makan gorengan menjadi andalan orang Indonesia saat buka puasa. Selain mudah ditemukan, gorengan juga praktis dijadikan takjil saat berbuka. Namun dibalik kelezatannya, tersimpan dampak buruk bagi kesehatan. Ini Akibat Sering Berbuka Puasa Dengan Gorengan.

Ini Akibat Sering Berbuka Puasa Dengan Gorengan

Ini Akibat Sering Berbuka Puasa Dengan Gorengan | Entah karena soal kepraktisan maupun selera, sebagian besar masyarakat Indonesia lebih memilih makan gorengan sebagai menu berbuka puasa. Makanan yang digoreng atau bersantan, serta makanan manis diklaim merupakan makanan yang paling enak dikonsumsi saat berbuka puasa atau sahur karena rasanya gurih dan membuat tubuh terasa segar.

Padahal, mengonsumsi makanan atau minuman manis dan gorengan secara berlebihan dapat memicu masalah berat badan naik saat puasa. Pasalnya, makanan berminyak dan bersantan rentan diolah oleh perut sehingga berujung pada timbunan lemak membandel pada tubuh.

Kandungan lemak dalam minyak yang ada pada gorengan membuat gorengan sulit dicerna, terutama ketika gorengan menjadi makanan pertama yang dimakan setelah puasa.

Bayangkan saja, ketika perut kosong setelah puasa seharian, perut harus mencerna lemak yang ada pada gorengan. Tentunya, saluran pencernaan bekerja lebih keras untuk dapat mencerna lemak tersebut. Karena sulit untuk dicerna, proses untuk mencerna gorengan akan memakan waktu lama serta dapat mengganggu dan menghambat saluran pencernaan untuk mencerna zat gizi lain. ( Obat Ulkus Kornea )

Karena gorengan lebih lama dicerna, perut tidak cepat merasa kenyang. Akibatnya, Anda akan menambah makan gorengan lagi dan lagi dan menyebabkan terlalu banyak makan. Kadang mungkin Anda tidak sadar sudah memakan gorengan berapa buah. Setelah berhenti makan gorengan, baru Anda akan merasa perut sudah penuh dan kenyang.

Buka puasa dengan gorengan dapat menimbulakn keluhan yang dirasakan berbeda-beda oleh tiap orang. Jika Anda memiliki saluran pencernaan yang sensitif, gorengan dapat merangsang asam lambung naik yang dapat menyebabkan heartburn (perasaan panas atau terbakar di sekitar perut bagian atas). Kandungan lemak jenuh yang ada pada gorengan dapat mengakibatkan asam lambung naik.

Selain itu, sulitnya lemak untuk dicerna dan kandungan serat yang sangat sedikit pada gorengan dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit. Beberapa dari Anda mungkin juga merasakan tenggorokan gatal setelah makan gorengan. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan akrolein pada gorengan yang menyebabkan rasa gatal. Akrolein ini terbentuk pada minyak yang sudah dipakai berkali-kali.

Faktor utama penyebab gorengan tidak sehat sebenarnya terletak pada minyak goreng yang dipakai untuk menggorengnya. Dampak gorengan pada kesehatan tergantung dari jenis minyak atau lemak yang digunakan untuk menggoreng, cara menggoreng (apakah dengan cara deep fried atau pan fried), sudah berapa kali minyak dipakai untuk menggoreng (semakin sedikit dipakai semakin baik), dan berapa banyak garam yang ditambahkan pada makanan gorengan tersebut.

Dampak jangka panjang kalau sering makan gorengan

Gorengan dikenal mengandung lemak jahat bagi tubuh. Lemak trans dalam gorengan dapat meningkatkan kadar low-density lipoprotein (LDL) atau biasa dikenal dengan lemak jahat, dan menurunkan kadar high-density lipoprotein (HDL) atau lemak baik dalam tubuh. Lemak jenuh dan lemak trans yang ada pada gorengan dapat menumpuk dan menyebabkan pembentukan plak pada arteri di tubuh. Plak ini dapat menghambat aliran darah dan dapat berkembang menjadi penyebab dari penyakit jantung dan stroke.

Selain penyakit jantung dan stroke, sering makan gorengan juga dapat memicu kanker. Perubahan struktur kimia pada minyak yang digoreng terjadi karena oksidasi, yang juga mengubah struktur zat gizi dalam makanan. Makanan kehilangan vitamin dan mineral ketika digoreng, dan berubah menjadi cokelat karena mineral karbon terbakar ketika memasak.

Menggoreng makanan dalam temperatur tinggi dapat memicu pembentukan sejumlah karsinogen (zat yang berhubungan dengan kanker), seperti akrilamida (ditemukan pada makanan tinggi karbohidrat yang digoreng, seperti kentang goreng), amina heterosiklik, dan hidrokarbon aromatik polisiklik (zat kimia yang terbentuk ketika daging dimasak dalam temperatur tinggi). Seringnya konsumsi makanan yang digoreng dapat memicu sel kanker berkembang dalam tubuh, terutama kanker prostat pada pria.

Baca Juga : Mana Yang Lebih Tepat Untuk Sarapan, Susu Atau Jus Jeruk?

| Ini Akibat Sering Berbuka Puasa Dengan Gorengan |

Mana Yang Lebih Tepat Untuk Sarapan, Susu Atau Jus Jeruk?

Untuk memulai hari, biasanya setiap orang memiliki pilihannya sendiri. Susu dan jus jeruk adalah dua minuman yang sering dijadikan teman sarapan. Kedua minuman ini tentu ada pro dan kontranya masing-masing. Lantas, Mana Yang Lebih Tepat Untuk Sarapan, Susu Atau Jus Jeruk?

Mana Yang Lebih Tepat Untuk Sarapan, Susu Atau Jus Jeruk?

Mana Yang Lebih Tepat Untuk Sarapan, Susu Atau Jus Jeruk? | Selain memilih makanan sehat untuk sarapan, penting juga untuk menentukan minuman apa yang baik untuk dikonsumsi di pagi hari. Ada macam-macam minuman yang bisa disajikan untuk sarapan. Mulai dari kopi dan teh, susu, hingga jus jeruk. Namun buat anda yang sensitif terhadap kafein, pilihannya mungkin jatuh pada minum jeruk atau minum susu saat sarapan. Kemudian Anda mungkin bertanya-tanya, di antara minum jeruk dan minum susu, mana yang lebih sehat dan bermanfaat bagi tubuh?

Kebanyakan orang memilih minum susu untuk sarapan

Susu adalah sumber protein hewani yang sangat baik untuk dikonsumsi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak di atas usia satu tahun. Pasalnya, susu adalah minuman padat gizi karena mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Segelas susu dengan berat 100 gram mengandung 61 kalori; 3,2 gram protein; 4,8 gram karbohidrat; dan 3,3 gram lemak. Saat Anda minum segelas susu, artinya Anda sudah memenuhi 20 persen kebutuhan protein dan 30 persen kebutuhan kalsium harian Anda.

Dilansir dari laman Prevention, sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa orang yang minum susu di pagi hari cenderung tidak akan makan berlebihan saat makan siang. Ini karena kandungan protein dalam susu menyebabkan perut terasa kenyang lebih lama. Selain itu, kandungan kalsium pada susu dapat membantu mengatur hormon yang mengendalikan berat badan.

Di samping berbagai kebaikan dalam susu, ada beberapa hal yang juga perlu Anda waspadai. Susu memiliki kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tidak hanya itu, lemak jenuh pada susu turut berkontribusi terhadap penyakit terkait obesitas, salah satunya diabetes. Maka sebaiknya minum susu secukupnya, tidak perlu berlebihan.

Bolehkah minum jeruk di pagi hari?

Minum jus jeruk adalah cara paling populer untuk mengonsumsi jeruk, sehingga banyak dipilih sebagai minuman saat sarapan. Buah jeruk mengandung berbagai jenis vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi yang baik untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

Segelas jus jeruk dengan berat 248 gram mengandung 112 kalori; 1,7 gram protein; 0,5 gram lemak; 25,8 gram karbohidrat; dan 165 persen vitamin C. Artinya saat Anda mengonsumsi segelas jus jeruk murni (atau jeruk peras) per hari, maka kebutuhan vitamin C harian Anda sudah tercukupi.

Sama seperti minuman lainnya, jus jeruk juga memiliki risiko tertentu untuk kesehatan. Terlalu banyak minum jus jeruk dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada lapisan email gigi. Penelitian yang dilakukan oleh Yanfeng Ren, DDS, Ph.D., dosen dari Rochester Eastman Institute for Oral Health menemukan bahwa kandungan asam pada jus jeruk dapat mengikis enamel gigi sebesar 84 persen saat dikonsumsi setiap hari selama lima hari lamanya. (Baca : Obat Herbal Tumor Paru)

Jadi pilih yang mana, minum jeruk atau susu?

Pada dasarnya, susu atau jeruk sama-sama dapat melengkapi menu sarapan sehat Anda, walaupun keduanya tetap tidak bisa menggantikan nutrisi dari makanan. Menurut Dr. Ren, minum susu saat sarapan dinilai lebih baik ketimbang minum jeruk peras atau jus jeruk.

Ini karena susu mengandung lebih banyak kalsium yang baik untuk kesehatan gigi, terlebih untuk memperkuat enamel gigi dari kerusakan. Susu juga mengandung antioksidan yang juga banyak ditemukan pada jus jeruk. Hanya saja, susu rendah lemak (susu organik) mengandung 75 persen lebih banyak antioksidan beta-karoten, 50 persen lebih banyak vitamin E, 70 persen lebih banyak asam lemak omega-3, dan 2 sampai 3 kali lebih banyak antioksidan lutein dan zeaxanthin yang membantu menjaga kesehatan mata.

Bila Anda memang ingin mengonsumsi jeruk, sebaiknya makan buahnya langsung, tanpa diperas dulu atau dijus. Ini bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi jus jeruk, ya. Anda boleh, kok, sesekali minum jus jeruk saat sarapan. Akan tetapi, segera kumur-kumur dengan air setelah selesai minum jeruk untuk mencegah kerusakan enamel gigi.

Selain itu, jangan buru-buru menyikat gigi habis minum jeruk. Langsung sikat gigi setelah minum jeruk bisa semakin mengikis lapisan enamel yang sudah lunak. Jadi, tunggu sekitar 30 menit terlebih dahulu agar air liur dalam mulut bekerja dan membantu mengeraskan kembali lapisan gigi Anda. Barulah Anda wajib menyikat gigi dengan benar untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Baca Juga : Cara Mudah Untuk Mengatasi Hangover Setelah Clubbing

Mana Yang Lebih Tepat Untuk Sarapan, Susu Atau Jus Jeruk?

Cara Mudah Untuk Mengatasi Hangover Setelah Clubbing

Hangout dengan teman semalam membuat anda harus menuangkan banyak alkohol dalam gelas?? Kemudian saat terbangun, anda merasa seluruh tubuh sakit semua?? Itulah yang disebut dengan hangover. Ketahui Cara Mudah Untuk Mengatasi Hangover Setelah Clubbing.

Cara Mudah Untuk Mengatasi Hangover Setelah Clubbing

Cara Mudah Untuk Mengatasi Hangover Setelah Clubbing | “Aku tidak akan pernah minum lagi!” adalah kalimat yang biasa terdengar setelah seseorang bangun sehabis minum minuman keras di malam harinya dengan rasa sakit kepala hebat dan perut berputar-putar seperti sepatu kets di dalam mesin cuci.

Alkohol adalah minuman diuretik, yang sifatnya menghilangkan cairan dari tubuh. Ini menghasilkan dehidrasi yang menyebabkan hampir semua gejala hangover yang mengerikan. Sayangnya tidak ada penyembuh hangover yang kuat, namun ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengobati gejalanya agar tetap bisa beraktivitas sampai Anda pulih nantinya. Berikut diantaranya :

  • Minum air

Alkohol adalah cairan diuretik yang membuat Anda kehilangan banyak cairan tubuh, alias dehidrasi.

Untuk menghindari hangover berat esok paginya, minum satu gelas air di sela minuman beralkohol Anda. Semakin ringan rasa mabuk Anda, semakin ringan pula efek hangover yang akan Anda rasakan. Asupan cairan, selain alkohol, akan memperlambat kerja tubuh menyerap alkohol, dan menurunkan konsentrasi alkohol dalam darah.

Gejala hangover sebagian besar timbul akibat dehidrasi, jadi mengganti cairan tubuh adalah alternatif yang baik untuk meringankan gejala Anda. Minum banyak air, 2-3 liter sepanjang hari.

Air kelapa merupakan alternatif cairan yang baik untuk mengatasi hangover. Air kelapa kaya akan elektrolit untuk mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh. Jus sayuran hijau juga baik untuk Anda karena mengandung mineral dan elektrolit yang tinggi.

  • Hindari junk food

Makanan berminyak dan berlemak tinggi tidak bisa membantu meringankan gejala hangover, meskipun banyak mitos beredar mengatakan demikian. Junk food hanya akan memaksa jantung Anda untuk bekerja lebih keras lagi, dan ini tentu tidak baik untuk tubuh Anda.

Pilihlah sarapan berkalori tinggi, mengandung protein dan lemak tinggi, namun tetap mudah dicerna, seperti telur ceplok, alpukat, bayam, roti panggang, atau semangkuk sereal. Elektrolit yang terkandung dalam makanan bisa membantu mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh dan memenuhi asupan kalori yang dibutuhkan tubuh Anda.

Atau, pilih semangkuk salad. Sayur-sayuran seperti brokoli, kembang kol, kale, sawi, brussel sprout, dan wortel mengandung enzim yang mendukung detoksifikasi hati.

  • Minum air limun

Tambahkan sejumput garam dan sedikit jus lemon ke dalam air Anda sebagai agen alkali untuk mengembalikan cairan dalam tubuh. Selain itu, campuran air lemon dan cuka apel (1 sdm cuka apel dan ½ sdt kunyit) juga baik untuk memperlancar proses detoksifikasi alkohol dalam hati.

  • Kunyah jahe

Jahe telah digunakan turun temurun sebagai obat herbal alternatif yang kaya akan properti antiseptik dan antibakteri.

Rempah-rempah ini mengandung sederet bahan aktif seperti Gingerol, zingerone, 1-dehydrogingerodine, 6-gingesulfonic acid, shogaol, karbohidrat, palmetic acid, oleic acid, linoleic acid, caprylic acid, caproc acid, lauric acid, myristic acid, pentadecanoic acid, stearic acid, linilenic acid, lesitin, gingerglycolipids (A,B,C) yang bermanfaat sebagai obat penangkal sakit perut, mual, muntah, dan diare.

The National Institue oh Health USA mengungkapkan penelitian awal bahwa mengkonsumsi kombinasi jahe, serabut putih buah jeruk (tangerin pith), dan gula merah sebelum minum alkohol bisa menurunkan risiko mual dan muntah keesokan paginya. (Walatra Sehat Mata Softgel)

  • Berkeringat

Olahraga merangsang sistem limpatik Anda untuk mengeluarkan racun dalam tubuh dan memperlancar peredaran darah. Olahraga juga melepaskan endorfin, hormon good mood yang bisa membantu Anda menghadapi mabuk setelah minum-minum dengan lebih baik. Lakukan yoga atau renang untuk melepaskan gejala hangover Anda.

  • Tidur

Rasa tidak nyaman yang Anda alami selama hangover bukan disebabkan oleh kurang tidur. Kurang tidur justru akan memperparah gejalanya. Untuk mengembalikan energi yang terbuang akibat hangover, coba menebusnya dengan tidur siang. (Walatra Bersih Wanita)

  • Hindari kopi

Banyak orang yang mengalami hangover dan memilih kopi untuk membuat mereka tetap terjaga selama beraktivitas sepanjang hari. Menumpuk sisa alkohol dalam tubuh dengan asupan kafein dari kopi justru akan memerparah sakit kepala yang Anda rasakan.

Kafein menyempitkan pembuluh darah, tapi mendorong aliran darah lebih kencang. Kombinasi dua hal ini akan memperburuk gejala hangover Anda. Jika Anda adalah tipe peminum kopi berat, usahakan untuk minum segelas air putih setelah kopi pertama Anda di pagi hari.

  • Obat-obatan

Obat-obatan penghilang rasa nyeri, seperti aspirin atau ibuprofen, atau obat maag mungkin bisa sedikit membantu. Satu hal yang tidak boleh Anda konsumsi selama hangover: obakt-obatan mengandung acetaminophen dan tylenol. Kedua obat-obatan ini bisa menyebabkan masalah serius pada hati saat tercampur dengan alkohol.

Sebaiknya pilih suplemen vitamin B kompleks untuk membantu Anda meredakan gejala hangover. Vitamin B bertanggung jawab terhadap sejumlah proses metabolisme tubuh, salah satunya proses detoksifikasi hati.

Baca Juga : QnC Jelly Gamat

| Cara Mudah Untuk Mengatasi Hangover Setelah Clubbing |

Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo

Selain dengan obat, vertigo juga dapat diatasi dengan makanan. Untuk itu ketahui apa saja Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo

Selamat datang di halaman Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo yang merupakan website resmi Alfian Herbal, agen resmi penjualan obat herbal online terpercaya yang secara profesional telah banyak menerima pesanan dan pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia bahkan sampai luar negeri, dengan memberikan Garansi Uang Kembali Jika Pesanan Tidak Sampai Ke Tempat Anda. Di kesempatan ini kami akan memberikan informasi yang cukup penting yaitu seputar Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo, bagi anda yang ingin meredakan vertigo dengan makanan, ada baiknya simak ulasan lengkapnya berikut ini.

makanan sehat untuk penderita vertigo

Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo — Vertigo bukanlah penyakit asing & tidak jarang menimpa orang dewasa karena gaya hidup yg tak teratur. Contohnya karena kegiatan yg terlalu padat dengan waktu istirahat yg sedikit. Maupun dikarenakan sering bersentuhan dengan makanan – makanan yg dapat merubah keadaan kesehatan telinga & juga adanya gangguan dalam telinga. Maka keseimbangan terganggu .

Vertigo rata-rata memberi gejala pusing yg berat, pandangan berputar – putar, sampai mual & tak dapat menyeimbangkan badan. Untuk membantu mengurangi penyakit ini perlu asupan makanan yg meringankan penyembuhan vertigo.

Makanan Untuk penderita vertigo

  • Bayam

Sayuran seperti bayam yang juga mengandung Vitamin B6 juga baik untuk dikonsumsi sebagai makanan untuk mengobati penyakit vertigo. Penderita penyakit vertigo memang memang membutuhkan banyak asupan Vitamin B6 yang dapat memberi tambahan nutrisi cukup baik.

  • Paprika

Memasukan paprika dalam masakan menu sehari – hari juga disarankan karena sayuran ini juga mengandung Vitamin B6. Karena harganya yang tidak murah tidak banyak penderita penyakit vertigo mengkonsumsi paprika. Tetapi bila memang ingin melakukan usaha untuk penyembuhan coba saja mengkonsumsinya setiap hari tanpa biji tentunya.

  • Ikan Air Tawar

Penderita penyakit vertigo juga disarankan untuk menghindari konsumsi daging – dagingan. Jadi untuk memberi asupan protein, silahkan konsumsi ikan air tawar setiap hari. Ikan air tawar baik untuk membantu mengurangi kambuhnya vertigo. Selain itu ikan air tawar juga tidak banyak mengandung garam.

  • Putih Telur

Putih telur adalah makanan yang mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh, jika anda vertigo cobalah untuk mengkonsumsi telur.

  • Mengkudu

Mengkudu mengandung nutrisi yang baik untuk membantu meringankan penyakit vertigo. Tidak perlu memakan langsung buah mengkudu yang pahit namun dapat meminum dalam bentuk pil yang sudah banyak dijual di toko obat atau biasa disebut ekstrak. Buah mengkudu juga dipercaya dapat membuat tubuh lebih segar dan tidak mudah letih.

  • Pisang

Buah pisang juga baik untuk dikonsumsi. Selain menambah energi agar tetap bertenaga, buah pisang bagi penderita penyakit vertigo baik untuk mengembalikan sistem imun dalam tubuh. Pisang juga merupakan buah yang memilii harga terjangkau dan mudah ditemukan di Indonesia.

  • Buah Citrus

Aneka buah- buahan citrus seperti jeruk, lemon, dan anggur kaya akan Vitamin C yang berlimpah. Buah – buahan jenis ini cocok dimakan oleh penderita penyakit vertigo karena dapat menjadi anti-oksidan sehingga mengurangi kambuhnya penyakit vertigo yang bisa datang kapanpun. Misalnya konsumsi lemon dengan bentuk sari lebih baik. Tetapi bila tidak kuat dengan rasa asamnya, bisa saja diolah menjadi jus.

  • Alpukat

Buah alpukat juga sama seperti buah – buahan sebelumnya. Alpukat mengandung banyak Vitamin B6 juga lemak tak jenuh sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita penyakit vertigo. Dapat dikonsumsi dalam bentuk jus ataupun dicampurkan dengan hidangan seperti salad, pasta, atau langsung dimakan langsung.

  • Bawang Putih

Makanan yang cocok lainnya adalah bawang putih. Bawang putih mengandung Vitamin B6 di mana dapat menjadi obat alami mengurangi penyakit vertigo. Bawang putih dapat dikonsumsi langsung ataupun dicampurkan dalam masakan menu sehari – hari.

  • Selai Kacang

Olahan kacang seperti selai kacang juga mengandung Vitamin B6. Mengkonsumsi selai kacang satu sendok makanan setiap hari bagi penderita penyakit vertigo dapat membantu menambah metabolisme dan menangkal radikal bebas agar tidak memperparah penyakit vertigo.

Baca Juga : Obat Vertigo Herbal

Itu dia Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo. Pilih salah satu makanan diatas untuk membantu menurunkan gejala vertigo secara alami tanpa efek samping. Sekian dan semoga bermanfaat.

Makanan Sehat Untuk Penderita Vertigo